Tentang CINTA

Barangsiapa yang mengakui tiga perkara tetapi tidak menyucikan diri dari tiga perkara yang lain maka dia adalah orang yang tertipu.
1. Orang yang mengaku kemanisan berzikir kepada Allah, tetapi dia mencintai dunia. 2. Orang yang mengaku cinta ikhlas di dalam beramal, tetapi dia inginmendapat sanjungan dari manusia. 3. Orang yang mengaku cinta kepada Tuhan yang menciptakannya, tetapi tidak berani merendahkan dirinya.
Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Akan datang waktunya umatku akan mencintai lima lupa kepada yang lima :

1. Mereka cinta kepada dunia. Tetapi mereka lupa kepada akhirat.

2. Mereka cinta kepada harta benda. Tetapi mereka lupa kepada hisab.

3. Mereka cinta kepada makhluk. Tetapi mereka lupa kepada al-Khaliq.

4. Mereka cinta kepada dosa. Tetapi mereka lupa untuk bertaubat.

5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah. Tetapi mereka lupa kepada kubur."

SYURGA dan NERAKA

Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :-

1. Firdaus

2. Syurga 'Adn

3. Syurga Na'iim

4. Syurga Na'wa

5. Syurga Darussalaam

6. Daarul Muaqaamah

7. Al-Muqqamul Amin

8. Syurga Khuldi

Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah :-

1. Neraka Jahannam

2. Neraka Jahiim

3. Neraka Hawiyah

4. Neraka Wail

5. Neraka Sa'iir

6. Neraka Ladhaa

7. Neraka Saqar

8. Neraka Hutomah

Kunci SUKSES

Hindari/janganlah berbuat curang walau sekecil apapun, untuk memperoleh kemujuran dalam hidup.

Janganlah mengukur rizki yang kau peroleh dengan besaran uang saat ini, karena ada keuntungan psikologis yang terus lekat menjadi kekayaan sejati setelah anda berbuat penuh makna bagi kehidupan sesama.

Kekayaan sejati yaitu sehat, selamat, nyaman hati, banyak sahabat, terhormat, bermartabat, dapat kepercayaan, tinggi ilmu, atau hal lain yang tak terukur materi.

Merenunglah bila engkau mulai jadi pengeluh dan peminta-minta, agar engkau menemukan kebesaran hati dan kepercayaan dirimu untuk menjadi makmur penuh syukur.

Ikhlaskanlah apa yang kau miliki bila terpaksa harus hilang atau diambil seseorang, karena besarnya kekayaanmu nanti ditentukan oleh seberapa besar rasa ikhlasmu.

Sebarkan ilmu, apapun yang kau bisa, dan karya-karya kreatif yang kau punya agar tercipta ilmu-ilmu yang lebih tinggi yang terus mengalir menjadi sumber kekayaanmu yang tiada habisnya.

Berbagilah rahasia sukses dan pikiran positifmu kepada siapapun yang membutuhkannya agar banyak orang termotivasi dan dapat meraih keberhasilan dalam hidupnya, dengan itu mereka akan menjadikanmu guru besarnya dan membantumu mencapai kebahagiaan.

Tanda-Tanda KIAMAT

Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, "Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?"
Lalu kami menjawab, "Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat."
Sabda Rasulullah S.A.W. "Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :-

· Asap
· Dajjal
· Binatang melata di bumi
· Terbitnya matahari sebelah barat
· Turunnya Nabi Isa A.S
· Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
· Gerhana di timur
· Gerhana di barat
· Gerhana di jazirah Arab
· Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan 'Ini adalah orang kafir'.
Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.

Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.
Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu 'Ini adalah orang yang beriman'. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah 'Ini adalah orang kafir'.

Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.
Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.

Rasulullah S.A.W telah bersabda, " Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq"
Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur'an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat."

Sabda Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamata."

Pentingnya sebuah NIAT

Dalam melakukan kegiatan, pasti semua kita mempunyai tujuan tertentu. Dan sebelum melakukan sesuatu pasti kita mempunyai niat entah itu baik maupun buruk.

Menata niat adalah tajuk utama dari artikel yang saya tulis ini.

Manusia dikaruniai Allah otak untuk berfikir dan otak ini sering kali disindir di dalam Al-Qur'an. Mungkin karena otak dan pikiran di dalamnya merupakan kelebihan manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Atau mungkin bahkan otak manusia ini sering disebut karena manusia lupa kalau dikaruniai otak untuk berfikir.

Kembali kepada menata niat. Menurut beberapa pengamatan saya, niat seseorang sering dipengaruhi oleh kesempatan-kesempatan yang ada dihadapannya. Kadang kala kita yang telah mempunyai niat baik misalnya bisa saja berubah menjadi niat buruk karena kesempatan yang dibuat oleh syetan. Suatu hal yang wajar dan mungkin cukup mengenaskan.

Dalam kehidupan kita sehari-hari niat yang baik sebelum melakukan sesuatu adalah hal yang sangat penting, kenapa?. Karena niat baik itu menentukan setiap kesuksesan yang akan kita capai. Jika niatan sudah bisa dibilang buruk alias bertentangan dengan syariat malah bukan kesiksesan yang akan kita capai justru sebaliknya. Banyak mudharat yang akan kita temui.

Pada awal artikel, saya sedikit membahas tentang otak. Otak merupakan pusat kendali super canggih yang diciptakan Allah. Bahkan tidak ada yang menyamai ciptaan sang Khaliq ini. Lalu kenapa otak? Apa hubungannya dengan niat? Lagi - lagi kita akan dihadapkan dengan kalimat yang sering kali disebut Allah dalam Al-Qur'an yaitu 'pernahkah engkau berfikir'. Saat kita dihadapkan pada suatu kesempatan yang bisa mengubah niat kita, layaknya kita harus berfikir beberapa kali lagi karena kita adalah makhluk berotak dan mempunyai kemampuan untuk berfikir pada kadar fikirnya masing-masing. Kalau saja setiap manusia dapat memikirkan kembali niat buruj yang akan diperbuatnya pasti tidak ada kesulitan yang akan dialaminya setelah melakukan satu pekerjaan dengan niat buruk.